Kamis, 01 Januari 2026

 Menyambut 2026: Momentum Refleksi Diri ( muhasabah) ,Menata Diri dan Aksi Nyata.



    Malam pergantian tahun merupakan momentum  bukan hanya sekadar perayaan pergantian angka dalam kalender masehi, tetapi juga menjadi waktu yang tepat untuk melakukan muhasabah diri, mengevaluasi perjalanan hidup selama satu tahun terakhir, serta menata harapan baru untuk masa depan.

    Pergantian tahun sering kali diwarnai dengan berbagai kegiatan. Namun, alangkah baiknya jika malam pergantian tahun diisi dengan hal-hal yang positif, bermanfaat, dan bermakna.Bagi umat Islam, momen ini dapat dimanfaatkan dengan memperbanyak doa, dzikir, dan introspeksi diri sebagai bentuk rasa syukur atas segala nikmat yang telah diberikan sepanjang tahun 2025.

    Membaca doa saat pergantian tahun menjadi salah satu cara untuk memohon perlindungan, keberkahan, dan kebaikan di tahun yang akan datang.

    Harapannya, tahun 2026 dapat dijalani dengan kondisi yang lebih baik, baik secara spiritual, sosial, maupun dalam kehidupan sehari-hari.

    Selain berdoa, pergantian tahun juga menjadi waktu yang tepat untuk menjadikan pengalaman di tahun 2025 sebagai pelajaran berharga.

    Hal-hal negatif yang merugikan diri sendiri maupun orang lain sebaiknya ditinggalkan, sementara kebiasaan baik dan sikap positif perlu terus dikembangkan dan ditingkatkan di tahun 2026.

    Secara kalender, 31 Desember 2025 jatuh pada hari Rabu sedangkan 1 Januari 2026 bertepatan dengan hari Kamis. 

    Selain berdoa, pergantian tahun juga menjadi waktu yang tepat untuk menjadikan pengalaman di tahun 2025 sebagai pelajaran  dan pengalaman berharga.    

Harapannya  masa depan yang lebih baik, sejahtera, dan harmonis, menekankan pentingnya menjaga toleransi dan kebersamaan.

Tantangan di Depan: Mengidentifikasi potensi tantangan di tahun 2026 seperti ketidakpastian ekonomi, isu integritas pers di era digital, atau pembangunan yang berkelanjutan. 

Solusi dan Rekomendasi

Mari bersama-sama sambut tahun baru tidak hanya membuat resolusi klise, tetapi melakukan aksi nyata dan konsisten, meskipun kecil, secara personal seperti pengembangan diri, menjaga kesehatan mental dan komitmen pada nilai-nilai pribadi. 

Secara sosial: Memperkuat kepedulian lingkungan, merawat toleransi, dan berpartisipasi dalam kegiatan organisasi, komunitas dll. 

Mulai dari diri sendiri dan usaha bersama, di tahun 2026 dapat menjadi tahun tumbuh berkembang kedisiplinan dan rasa syukur. 

Makna penting dalam pergantian tahun ,mari jadikan sebagai momentum menuju ke arah kebaikan dan lebih baik. 

 Terima kasih tahun 2025 atas cerita pengalaman berharganya sedih bahagia namun dapat terlewati dan penuh hikmah serta bermakna. 

Selamat Tahun Baru 2026. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua. Mari jadikan tahun ini momentum untuk meningkatkan iman dan taqwa.”



Penulis     :  Ika Purwanti
Editor        :  Tim Blogger PCFNU
Potografi : Tim Blogger PCFNU

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pelantikan PAC Fatayat NU Randudongkal dan 3 Ranting: Semangat Isra Mi’raj Meningkatkan Ghiroh Berkhidmat

      Pelantikan PAC Fatayat NU Randudongkal dan 3 Ranting: Semangat Isra Mi’raj Meningkatkan Ghiroh Berkhidmat      Randudongkal — Pimpinan...